Sepucuk surat untuk kekasih-kekasihku

•12 November, 2007 • 11 Comments

Dear all my loves,

Mungkin kamu sering mendengar, bahwa setiap cerita pasti memiliki dua sisi. Demikian pula dengan hidup kita. Kalian sering berkata ini dan itu. Sekarang, aku mohon, tarik nafasmu, dan baca suratku ini baik-baik. Resapi dan renungkan kebenarannya. Siap?

Yang aku tulis ini semuanya adalah hal nomor 1, tergantung dari sudut mana kau membacanya.

1. Aku bukanlah Deddy Corbuzier. Aku bukanlah Romy Rafael. Aku bukanlah David Coperfield. Dan pasti aku bukan Houdini. Apalagi Tuhan seorang pembaca pikiran. Aku tidak bisa membaca buku pikiranmu. Jadi jika kau menginginkan sesuatu, katakanlah dengan jelas. Jangan beri petunjuk, jangan beri tanda. Katakan saja. Simple bukan?

1. Film porno. Itu seperti bulan purnama atau pasang surut air. Biarkan saja, tak perlu kamu komentari.

1. Shopping BUKANLAH olahraga. Dan aku tidak akan pernah melihatnya sebagai olahraga.

1. Tangisanmu adalah pemerasan buatku.

1. Ya, tidak, ok, belum, sudah adalah jawaban yang umum dan sangat diterima oleh masyarakat untuk hampir setiap pertanyaan.

1. Jika kau memiliki masalah, datanglah padaku untuk mencari solusi, bukan simpati. Cari simpati dari teman-teman wanitamu yang lain. Karena untuk itulah mereka ada.

1. Apapun yang aku katakan 6 bulan yang lalu tidak dapat kau pergunakan dalam perdebatan saat ini. Sebenarnya, semua kata-kataku tidak berlaku lagi setelah 7 hari.

1. Jika kau tidak mau mengenakan bikini dan lingerie seperti model majalah Playboy atau FHM, jangan berharap aku menjadi pria seperti di sinetron.

1. Jika kau berpikir badanmu gemuk, mungkin saja itu benar. Jangan tanya aku…

1. Jika ada perkataanku yang bermakna ganda, yang satu membuatmu marah dan sedih, yang satu membuatmu bahagia. Maka maksudku adalah yang membuatmu bahagia.

1. Katakan apa yang kau ingin aku lakukan. Atau katakan bagaimana kau ingin aku melakukannya. Jangan katakan keduanya. Kalau kau bisa melakukan keduanya, lakukan saja sendiri.

1. Saat aku sedang melihat filem, katakan semua yang ingin kau katakan secepatnya saat iklan.

1. Christopher Columbus tidak pernah butuh petunjuk. Begitu juga aku

1. Laki-laki hanya mengenal 16 jenis warna, seperti setting pada Windows default. Peach, contohnya, adalah buah, bukan warna. Pumpkin juga buah. Aku bahkan tidak tahu apa itu mauve.

1. Kalau burungku badanku gatal, aku akan menggaruknya.

1. Jangan salahkan aku kalau aku bersikap biasa saja. Saat ku tanya “ada apa” kau selalu menjawab “ga pa pa”.

1. Apapun yang kau kenakan saat pergi tidak masalah buatku. Zuer, ane zuzur. Yang penting cepatlah saat berdandan.

1. Jangan bertanya apa yang ada di pikiranku, kecuali kamu siap untuk berdiskusi tentang pornografi, air soft gun, atau internet.

1. Bajumu sudah cukup banyak.

1. Sepatumu sudah terlalu banyak.

1. Bodiku sudah terbentuk. Bulat ADALAH sebuah bentuk!

1. Waktuku tidak hanya untukmu seorang. Aku berhak memiliki waktu untuk kekasihku yang lain diriku sendiri.

Sayang, terima kasih kamu sudah mau membaca surat ini. Ya, aku tau, malam ini aku harus tidur di sofa. Tapi tidakkah kamu tau bahwa itu tidak menjadi masalah buatku? Rasanya seperti camping.

Namun, apapun yang aku katakan, tidak penting bukan bagimu? Yang penting aku mencintaimu selalu.
Salam sayang,

Bego Banget

Kisah Yang Salah

•10 November, 2007 • 1 Comment

akhirnya kita ada
di akhir yang menyakitkan
kusadar kita telah melangkah
terlalu dalam…

sadari bahwa kita
sudah taklukkan terlarang
tak mungkin ku perjuangkan cinta
yang kita mulai dengan salah

aku tak mampu untuk menyimpan
rahasia kisah kita…
tahukah kamu batinku tersiksa
saat harus selalu… berdusta
di dalam sebuah kisah yang salah

simpanlah kisah tersembunyi ini
maafkan kisah kita harus berakhir disini

aku tak mampu untuk menyimpan
rahasia kisah kita…
tahukah kamu batinku tersiksa
saat harus selalu… berdusta
di dalam sebuah kisah yang salah

Memahami wanita (lagi)

•6 November, 2007 • 5 Comments

maaf, aku sudah menyakitimu (lagi)

iya km memang sdh menyakitiku (lagi)
meski aku berharap utk gak disakiti (lagi)
apalgi sama kmu, org yg aku pikir akan selalu sayang dan cinta ama aku
tp ternyata ak salah (besar)

jujur, I need someone that I can owned
seseorang yang menjadi milikku
tidak hanya aku miliknya, tapi dia juga milikku
ngeliat kamu sedih gini
hatiku juga menangis
aku masih sayang sama kamu
tapi aku sudah tidak pernah berharap memilikimu

tp paling enggak kamu adalah org yg selalu aku andalkan di luar sana krn km punya sayang dan cinta buat aku
yg km bilang sampai kapanpun
tp ternyata?

sampe sekarangpun kamu bisa andalkan aku
why not
bedanya cuma
dulu aku menginginkanmu
pengen bercinta, berdua seharian sama kamu
sekarang, tinggal sayang yang tersisa
dan sayang itu
masih akan mendukung kamu
nolong kamu
jadi sandaranmu

tp bkn itu yg aku harapin darling
asal km tahu, justru cinta dan sayang km (yg dulu) itu yg bikin ak kuat
tp sayang yg km punya skrg itu beda
tdk ckp membuatku utk survive

tolong jelaskan kenapa? bukankah aku tetep sayang sama kamu

asal km tahu, udh pasti beda lah dulu ama skrg

dulu aku tidak bercinta dengan mu, sekarang juga tidak
apa bedanya?

aku log out dulu ya
yg punya komputer mau plg

oke
be strong lah

ruangannya mau di tutup
i will
paling enggak aku mencoba to be srong

bye

bye

**Ajari aku bagaimana memahami wanita….

Pemandangan Indah

•6 November, 2007 • 1 Comment

Melalui sebuah cermin kecil aku memandangnya. Sebuah pemandangan indah. Benar-benar pemandangan indah dalam arti yang sesungguhnya. Dengan seulas senyum di bibirnya, tanpa banyak kepalsuan disapukan di wajahnya. Hanya satu sapuan gincu, itupun basa basi.

Memandangnya meluruskan rambut ikalnya, kelakianku tergerak. Diapun menyadari ini, dan mengejekku dengan juluran lidahnya.

Uh… Oh… Bajul kesandung, kata temanku. Tapi jatuhnya indah, friend…..

Am I Geek??

•4 November, 2007 • Leave a Comment

<a href=”http://www.justsayhi.com/bb/geek” style=”text-decoration: none; background: url(‘http://assets.justsayhi.com/badges/590/241/geek_badge1_green.mll1allp3l.jpg’) no-repeat; display: block; width: 268px; height: 82px;”><span style=”display: block; padding-left: 125px; padding-top: 28px; color: #000; font-family: Arial; font-size: 22px;”>63% Geek</span></a><p><small>Get a <a href=”http://www.cashadvance1500.com”>cash advance</a></small></p>

Ternyata aku ga segeek yang dikira banyak orang

Cinta? Apa itu?

•4 November, 2007 • Leave a Comment

Cinta is Cinta (kaya judul pilem yah)
Cinta itu seperti saat kamu menyentuh dadamu
Dan merasakan detak jantungmu

Then, love present herself
Not created by something or someone

Lalu dia menambahkan: pikiran dapat membunuh cinta
Ok, tetapi cinta hadir tanpa dipikir
Lalu, pertanyaan utamanya adalah
Apa itu cinta terlarang??

Cinta itu ada karena cinta is cinta
Tidak ada sesuatupun di dunia ini yang bisa melarangnya

Tapi norma melarangnya

Dia hanya berkata: itu sebabnya aku tidak tau harus mempercayai norma atau menentangnya

Cinta terlarang… Apakah kenikmatannya karena dia terlarang
Atau karena memang cinta sejati selalu datang terlambat

Aku mencari pembuat mesin waktu

Hening

•4 November, 2007 • Leave a Comment

Aku duduk di sini dan dia di sampingku
Aku sibuk menekan tuts keyboard laptopku
Dia memainkan layar sentuh PDA nya
Hanya sedikit kata-kata terucap
Diselingi lirikan-lirikan mesra
Lagu-lagu melow melantun romantis di semesta ruang kami duduk
Sesekali teh hangat dan manggo smoothies diteguk
Hening….
Pembicaraan terjadi antara hati
Kata-kata asmara hanya berwujud aroma manja
Aku menikmati saat-saat ini
Duduk berdampingan
Tanpa kata-kata
Hanya rasa
Ya, hanya rasa

Mc Cafe, 28 Oktober 2007, 9:31PM

Candu

•4 November, 2007 • Leave a Comment

Mataku terpejam saat menghisapnya
Jiwaku melayang ke surga ciptaannya
Mungkinkah ini realita
Atau nikmatnya sungguh tak terkira

Kekasihku, aku sakaw
Aku butuh candu itu lagi
Jangan kau katakan nanti
Sekarang ku butuh dia

Begitu lembut
Manis terasa di inderaku
Satu kali takkan pernah cukup

Candu itu sungguh nikmat
Candu itu luapan cinta kita

Sayang, kubutuh candu itu….
Ciumanmu lah canduku

*pak polisi, saya jangan ditangkap yah….

Peri Patah Hati

•4 November, 2007 • Leave a Comment

Tadi malam aku bermimpi
Aku sedang berada di tengah telaga cinta
Merenung seorang diri di perahu kecil

Ketika ku menoleh ke Timur
Peri kecil duduk bersimpuh
Kedua tangan menutup matanya

Wahai Peri kecilku, apakah asal tangismu
Aku patah hati, jawabnya

Wahai Peri kecilku
Telaga ini begitu besar
Menangislah sekarang
Puaskanlah lara hatimu
Tapi ingatlah
Telaga cinta akan menampung air matamu
Dan mengubahnya menjadi cinta yang lain

Peri kecilku,
Sudah selesaikah tangismu
Aku akan diam di sini menanti
Kebahagiaan cinta menghampirimu

Sementara itu
Duduklah di perahuku
Sambil menanti datangnya cinta

*For someone i care…. Love will come to you… Trust me

Ilalang dan Anak Manusia

•4 November, 2007 • Leave a Comment

Aku hanya serumpun ilalang
Menari gemulai oleh angin nakal
Yang tak henti mencoba
Menegakkan dada saat badai menyapa
Hanya serumpun ilalang
Yang lelah mencoba tuk bersuara
Letih mencoba tetap berdiri
Walah nafasku hanya tersisa separuh jalan…
Pun untuk sedetik…
Tak juga sanggup kuhela
Selarik nafas yang berlalu dalam damai

Mengapa hanya rumpun ilalang
Bukan mawar merah merona
Atau orchid ungu genit memanja
Adakah sabda-MU menganak tiri aku ?

Hanya tersisa ruang hampa
Saat diam-MU menghunjam perlahan
Dan antara ada dan tiada…
Ketika ampunku menyeruak panik
Saat tangan-MU lembut merengkuh
Mengganti kokoh dan tegarku
Oleh sebuah rona merah dan
Semburat ungu yang terasa jalang bagiku

Tidak.. !!
Tidak.., Rabb-KU,.. tidak..!!
Biarlah aku… Hanya serumpun ilalang
Tetap sebuah ilalang

————————————

Serumpun ilalang di tengah hutan

Meliuk menggoda dibuai bayu

Salahkah bila tariannya

Menghisap pandang mata anak manusia

Anak manusia duduk di tepi ilalang

Serulingnya mengalunkan nada manja

Ilalang tersenyum dan bertanya

“Mungkinkah ada yang tertarik pada ilalang?”

Anak manusia hanya melirik mesra

Auranya memancarkan cinta

Aroma birahi keluar dari tubuhnya

Dapatkah ilalang menghalanginya??

Ilalang kau yang terkuat diantara semua

Tetapi kau juga yang terlemah diantara semua

Topan badai tak mencabutmu

Namun gigitan cinta yang lembut akan menyeruak akarmu

Ilalang di hutan belantara

Tetaplah menjadi ilalang

Dan biarkan anak manusia membuaimu

Lagu itu tercipta untukmu