Indosat sudah Insyaf

Nuansa sephia sebuah ruang lelang memaksa mataku untuk terpaku ke layar TV 21″ di kamarku. 10 rupiah… ada yang lebih murah lagi? 5 rupiah…. ada lagi yang bisa lebih murah? WOW 1 rupiah…Teriak si juru lelang saat seorang wanita gendut dengan penampilan sangat tidak menarik menaikkan papan dengan angka 1, mana ada yang bisa lebih murah…

Tiba-tiba dari belakang Dian Sasto (kebetulan ni ayam favorite gw) maju ke depan sambil tersenyum dan mengangkat papan dengan angka 0 (nol).

Semua yang hadir terbengong-bengong, dan si juru lelang terharu sambil berlutut persis seperti gaya Indra Bekti di iklan Simpati berbagi pulsa…

Benar-benar salut dengan iklan satu ini. Tendangannya terhadap kompetitor sangat elegant, tidak kampungan. Namun langsung membuat yang melihat mengerti pesan yang ingin disampaikan, bahkan hanya dengan satu kali lihat.

Yang ingin aku soroti dengan Insyaf nya Indosat adalah Indosat mulai concern terhadap “KEMASAN”. Programnya tetap sama bukan, Freetalk 5000, tapi kemasannya adalah 0 rupiah hahaha NICE WORK!!! SALUT!!

Mengutip penjelasan di www.klub-mentari.com:
“Ada yang memberikan iming-iming tarif paling murah? Rp.1/detik, yang bener??
Coba hitung lagi dan lihat syarat berlakunya. Mentari dengan program Freetalk
5000-nya bagaimana? Artinya Rp. 0,- kan? Masak ada yang lebih murah dari gratis
telepon??
Mentari dengan program eksisting pakai pulsa 5000 gratis pulsa 5000 adalah tarif
yang termurah, karena pelanggan tidak dikenakan biaya apapun untuk bicara alias
gratis. Tidak ada yang lebih murah dari gratis bicara, meski Rp. 1/detik
sekalipun.”

Ayo Hitung Lagi::
Pake 5000 gratis pulsa 5000. Matematika mana yang membuat kedua angka itu saling mengurangi??
Yang benar adalah pulsanya menjadi 1/2 harga bukan?
Sama seperti beli 1, dapat lagi extra 1 gratis. Bukan berarti barang tersebut harganya Rp. 0,- kan? Melainkan beli dua dengan harga 1, alias diskon 50%, alias separuh harga.

Kalau memang Mentari tarifnya Nol, ga akan berkurang lah pulsa kita jika telp ke sesama Indosat.

Tapi kemasan Rp. 0,- ini benar2 akan membuat orang (target market mentari) mengangguk-angguk, bener juga yah…. Ternyata Rp. 1 bukan paling murah hahahha

Padahal kalo bener2 “ayo hitung lagi,” masih murah XL. Sorry, dalam hal ini aku bukannya membuat orang awake bahwa XL lebih murah, tapi yang aku soroti adalah Indosat mulai mengambil langkah berani dalam mempercantk kemasan.

Maju terus Indosat….

~ by begobanget on 4 November, 2007.

Leave a Reply